Penerjemah : reireiss 

Source ENG : Jingle Translations 

Dukung kami melalui Trakteer agar terjemahan ini dan kami (penerjemah) terus hidup. 

Terima kasih~ 


Chapter 35.5 - Kekhawatiran Abadi Kepala Pelayan Wanita 2


[POV Clara]


Fajar menyingsing, dan akhirnya mentari pagi datang. Jika itu adalah pagi yang biasa, sudah waktunya untuk membangunkan Putra Mahkota. Tapi, aku tidak mungkin memasuki kamarnya dengan ceroboh hari ini.

Aku tidak diberi izin oleh Putra Mahkota untuk melakukannya. Meski demikian, aku sudah menginstruksikan Dapur Istana untuk menyiapkan sarapan. Karena aku tahu, Putra Mahkota bermalam dengan seseorang, jadi aku meminta untuk disiapkan 2 porsi.

Awalnya, aku mengira wanita Putra Mahkota akan meninggalkan ruangan pada sore hari atau malam hari, tapi pada akhirnya, mereka menghabiskan waktu bersama sampai pagi.

Aku bisa merasakan bahwa Putra Mahkota tulus dalam hal ini, aku pun hanya bisa menghela nafas.

Putra Mahkota tidak akan mungkin membawa wanita yang aneh. Tapi tetap saja, aku harus tahu seperti apa wanita itu.

Berbicara tentang kerahasiaan, akhir-akhir ini aku tahu bahwa Putra Mahkota mendatangi Pesta Malam diam-diam.

Meski begitu, Putra Mahkota tidak pernah membawa seorang wanita ke sini, dan juga wajah Putra Mahkota selalu menjadi kesal setelah datang dari Pesta Malam. Diam-diam Yang Mulia Raja memintaku untuk memperhatikan Putra Mahkota secara rahasia.

Yang Mulia Raja berkata bahwa ini ada hubungannya dengan keadaan Keluarga Kerajaan; karena itu aku diperintahkan untuk mengawasi Putra Mahkota dengan penuh perhatian. Secara alami, aku menganggukkan kepalaku. Semua ingatan itu masih terasa baru di kepalaku.

Putra Mahkota tidak membawa seorang wanita yang ia temui di Pesta Malam, kan?

Pesta malam yang dihadiri Putra Mahkota hanya bisa dihadiri oleh para bangsawan. Jika selir yang ia cintai ditemukan dari Pesta Malam, maka status sosialnya tidak akan menjadi masalah.

Meski begitu, menyambut seorang selir yang Putra Mahkota temui dari Pesta Malam bukanlah hal yang ingin kulakukan.

Akan cukup menyusahkan bagi Keluarga Kerajaan apabila Putra Mahkota memiliki hubungan dengan orang-orang selain Putri Mahkota.

Aku tahu keegoisanku ini adalah bagian dari kekuranganku. Tapi... Aku sudah menganggap Putra Mahkota sebagai putraku sendiri, oleh karena itu, gagasan untuk mencegah orang-orang aneh menempel pada Putra Mahkota adalah sebuah keharusan bagiku.

Semakin aku memikirkannya, suasana hatiku semakin buruk.

Aku memerintahkan para pelayan untuk segera membawa hidangan yang telah disiapkan.

Putra Mahkota telah berada di kamarnya sejak kemarin siang dan belum keluar kamar sejak saat itu, pasti mereka kelaparan saat ini.

Segera melayani setelah dipanggil adalah pekerjaan utama kami.

Pas sekali... Setelah kami sudah siap, Putra Mahkota memanggil kami.

Aku merasa lega saat Putra Mahkota meminta untuk menyiapkan sarapan.

Aku mengetuk pintu dan mengangkat suaraku.

Aku menerima izin untuk masuk, dan setelah itu meninggalkan Pengawal Istana di dekat pintu dan membuka pintunya sendiri.

Pasangan yang penuh kasih sayang di atas tempat tidur mulai terlihat di mataku.

Keduanya tidak mengenakan pakaian apa pun, menyindir bahwa keadaan mereka adalah setelah kegiatan mereka. Aku tidak bisa mengalihkan pandanganku.

Lengan Putra Mahkota melingkari pinggang wanita itu. Mereka tampaknya bercakap-cakap dengan bersemangat.

Dari senyum manis yang Putra Mahkota tunjukkan, jelas Putra Mahkota serius dengan wanita di sampingnya itu. Senyuman Putra Mahkota itu adalah senyuman yang bahkan belum pernah kulihat.

......Ini buruk.

Bayangan orang itu kembali muncul di benakku.

T / N: Benci banget ya dia ama Perdana Menteri. Haha

Secara alami, aku berada di pihak Putra Mahkota. Fakta itu tidak perlu dipertanyakan lagi, bagaimana caranya agar aku bisa melindungi wanita ini dari ‘taring’ orang itu?

Saat aku memikirkan semua itu, tiba-tiba aku terkejut saat melihat mata wanita itu.

Mata ungu dan rambut cokelat muda. Meskipun warna matanya berbeda, aku bisa melihat rupa orang yang kukenal di masa lalu darinya.

Tubuhku membeku karena syok. Dan kemudian, mataku memandang ke arah dada kirinya seolah itu menarik perhatianku.

Ada ‘mawar biru’ yang bersinar di sana.

Itu bermekaran indah dalam kemuliaan, seketika aku mengeluarkan suara,

“Bunga...... Raja......”

Seketika, aku teringat dengan kebenaran yang tidak bisa aku terima.

Identitas dari Istri Duke Vivouare.

Ekspresi wanita itu seolah-olah mengatakan 'Aku ketahuan' dan sebaliknya, Putra Mahkota terus bersikap santai.

Saat aku menatap Putra Mahkota, aku tersadar bahwa Putra mahkota sengaja menciptakan situasi ini.

Selama ini, beliau sedang bersama dengan Putri Mahkota.

Penampilan keduanya tentu membuatku mengerti dengan apa yang terjadi.

Aku menjadi merasa lega.

Ini lebih baik daripada Putra Mahkota ternyata membawa seorang wanita aneh.

Meskipun melakukan ‘kegiatan semacam ini’ sebelum menikah bukanlah masalah, dengan 'Bunga Raja' tidak akan ada yang berani mengajukan keluhan.

‘Bunga Raja’ = Putri Mahkota. Itulah akal sehat Kerajaan ini.

Karena itu, menghabiskan malam bersama Putra Mahkota justru akan dianggap sebagai hal yang sangat benar...

Kini, alasan kenapa Putra Mahkota memerintahkan para pelayan dan pengawal untuk memperlakukan dia sebagai Putri Mahkota menjadi jelas.

Itu karena, Putra Mahkota telah memberikan 'Bunga Raja' kepadanya.

Aku merasa lega karena ini bukanlah perangkap untuk Putra Mahkota. Pada saat yang sama, aku penasaran karena wanita ini terlihat cukup energik meski ia dan Putra Mahkota terus ‘melakukannya’ hampir sepanjang hari.

Kalau tidak salah, bukankah dia adalah wanita yang bertubuh lemah?

Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, jelas-jelas dia terlihat sangat sehat.

Meskipun ia tampak sedikit murung, tapi kelihatannya dia memiliki kulit yang halus dan bagus.

Apakah rumor tentang tubuhnya yang lemah itu bohong? Atau mungkin... Dia adalah pengganti...

Tidak, itu tidak mungkin.

Aku menggelengkan kepalaku, berusaha menghilangkan pikiran itu.

Wanita yang kukenal dengan sangat baik terlihat sangat mirip dengannya (Lidi), tidak mungkin dia adalah seorang peniru.

Tidak salah lagi, wanita ini adalah putrinya (Istri Perdana Menteri). Wanita ini adalah putri dari sahabatku dengan orang yang sangat aku benci itu.

Aku sangat marah kepada sahabatku karena dia menikah dengan pria yang seperti itu, karenanya aku tidak pernah bertemu dengannya lagi sejak ia menikah. Wanita ini adalah putri mereka.

Melihat penampilan Putra Mahkota yang menyayanginya sebagai Putri Mahkota membuat perasaanku campur aduk.

Tanpa memikirkan keberadaanku, Putra Mahkota menjatuhkan ciuman ke arah wanita itu. Melihat mereka yang sangat mesra membuat lubuk hariku merasa lega.

Tingkah Putra Mahkota kepadanya membuatku merasa malu.

Itu benar, bahkan jika dia adalah putri dari orang yang aku benci; dia juga putri dari sahabatku. Karena dia adalah putri sahabatku dan sumber kebahagiaan bagi Putra Mahkota, aku memberikan mereka restu.

Meski begitu, saat aku mengingat momen penghinaan yang kurasakan pada saat mereka menikah dulu, itu membuatku kembali terusik dengan ‘Duke Vivouare’.

T/N : Rei penasaran... Sebenarnya apa yang terjadi di antara orang tua Lidi dan Clara ini. Haha

Tampaknya wanita itu menyadari rasa kesalku dan kemudian dia terlihat merasa sedih.

Aku tidak bermaksud seperti itu, tampaknya... Aku masih belum bersikap dewasa tentang hal itu.

Melihat wanita itu bersedih dengan wajah yang sama seperti sahabatku... Membuat dadaku terasa sakit.

Aku ingin menghiburnya.

Secara refleks, aku mengeluarkan suara; tapi, suara dingin Putra Mahkota memaksaku untuk mengalihkan pandangan sebelum aku bisa menghiburnya.

Putra Mahkota menyatakan bahwa beliau tidak akan memaafkan siapa pun dan apapun yang akan membahayakan wanita itu. Seketika aku tersenyum dan menundukkan kepalaku.

―――Itu luar biasa.

Putra Mahkota akhirnya memiliki wanita yang ia cintai sebagai Putri Mahkota, dan ternyata wanita itu adalah putri dari sahabatku. Rasa senang melingkupi hatiku, kemudian aku menundukkan kepalaku ke arah keduanya.


***

Mungkin ada beberapa dari kalian yang ingin membaca suatu novel tertentu tapi belum ada yang menerjemahkan novel tersebut ke dalam Bahasa Indonesia.

Kami bisa menerjemahkan novel yang kalian inginkan tersebut melalui sistem Request Novel!

Jika kalian ingin me-request novel, silakan tulis judul atau beri tautan raw dari novel tersebut DI SINI!

***

Puas dengan hasil terjemahan kami?

Dukung SeiRei Translations dengan,


***


Previous | Table of Contents | Next


***

Apa pendapatmu tentang bab ini?